Menpar Rumuskan Masterplan Jadikan MAJT Kelas Dunia

Menpar Rumuskan Masterplan Jadikan MAJT Kelas Dunia

SEMARANG, MAJTTV – Menteri Pariwisata Dr Ir Arief Yahya MSc bertekad akan mendorong pengembangan potensi wisata religi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) agar menjadi obyek wisata kelas nasional, bahkan bisa naik kelas internasional.
 
Hal tersebut disampaikan putra Banyuwangi tersebut setelah mendengat paparan seputar potensi wisata MAJT dari Ketua Umum MAJT Prof Dr KH Noor Achmad MA, dalam kunjungannya ke masjid tersebut untuk silaturahmi dengan badan pengelola sekaligus salat Jumat, pada Jumat (04/01/2019).
 
Secepatnya Kementrian Pariwisata akan membantu membuat masterplan pengembangan wisata serta mencarikan investor sekalian. “Bahkan tak tanggung-tanggung, untuk mengembangkan potensi ini kami butuhkan konsultan berkelas dunia. Boleh saja dari lokal namun memiliki jangkauan atau kapasitas internasional,” ungkap Arief Yahya.
 
Noor Achmad menyampaikan MAJT merupakan masjid yang sudah sangat dikenal sebagai pusat kajian Islam moderat. Sudah banyak dikunjungi tokoh maupun tamu dari berbagai belahan dunia, termasuk Cina, Australia dan Eropa. Selain sebagai pusat kajian Islam, MAJT juga memiliki daya tarik bagi wisata, sehingga menjadikan MAJT sebagai salah satu tujuan wisata religiun di Indonesia.
 
Memiliki luasan sekitar 30 hektare lebih, menjadikan MAJT sebagai satu-satunya masjid terluas yang berada di tengah kota, se-Indonesia. “Karena itu, pengembangan MAJT kelak akan dilengkapi berbagai sarana seperti rumah sakit, pusat bisnis halal hingga pesantren atau kampus tempat mencetak penghapal Al Quran,” ungkap Noor Achmad.
 
Arief Yahya mentargetkan masterplan akan diselesaikan dalam 6 bulan ke depan. Pihaknya juga meminta kepada Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin untuk ikut serta mengawal rencana pengembangan potensi wisata MAJT. Bagi MAJT, suatu kebanggaan bisa dikunjungi Menteri Pariwisata dan menghasilkan rencana pengembangan sebagai obyek wisata religi yang didukung oleh menteri.
 
Noor Achmad bahkan sangat percaya apa yang digagas dan didukung Menteri Pariwisata akan menghasilkan karya yang terbaik sebagai potensi wisata. Hal tersebut dapat dilihat dari keberhasilan Menteri Pariwisata Dr Ir Arief Yahya MSc mengangkat potensi wisata Indonesia hingga menarik perhatian dunia.
 
Sebagai penghargaan atas kehadiran dan sumbangsih terhadap MAJT, Prof Dr KH Noor Achmad MA menghadiahkan sorban putih terbaiknya dari Arab kepada Menteri Pariwisara Dr Ir Arief Yahya MSc. Kehadiran Menteri Pariwisata Arief Yahya juga disambut oleh Ketua MUI Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji MSi dan segenap pengurus MAJT.
 
Sumber : krjogja.com
Peminat Mahad Tahfidh Quran MAJT Membludak

Peminat Mahad Tahfidh Quran MAJT Membludak

SEMARANG– Dewan Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (DPP MAJT) yang tengah menyiapkan pembangunan Mahad Tahfidh dan Ilmu Tafsir Alquran, kini disibukkan dengan makin saratnya booking calon santri dari berbagai provinsi di Indonesia untuk belajar hafal Alquran di mahad tersebut. Sementara MAJT mematok menerima calon santri per tahun hanya 70-100 orang.
“Mengingat saratnya pemesanan ini, akhirnya kami mengubah dari semula menerima 70 calon santri khusus untuk Jateng, alokasinya menjadi 35 untuk Jateng dan sisanya mengakomodasi dari provinsi-provinsi di Indonesia,” tegas Ketua DPP MAJT Prof Dr KH Noor Achmad MA pada dialog interaktif ‘Ulama Menyapa’ yang disiarkan Live di TV Kampus Udinus (TVKU), Senin (26/11/2018).
Dialog interaktif yang dipandu Myra Azahra juga menghadirkan Pengasuh Ponpes Hafidh Quran Masjid Kauman, Semarang KH Khammad Maksum Alhafidh.
Prof Noor menegaskan, fenomena kuatnya para peminat untuk belajar Alquran tersebut menunjukkan generasi gadget di Indonesia semakin gemar belajar Alquran. Bahkan, tersemangat di dunia.
Menurut Prof Noor, rintisan mahad juga akhirnya berkembang desainnya tak sekadar program S1, kini mulai diproyeksikan juga S2 dan S3 dengan nama, Mahad Aly. Bekerjasama dengan ulama-ulama dunia terkemuka.
“Kita menarget lulusan S3 mahad Aly ini akan menjadi ulama dunia yang akan memiliki pengaruh kuat dalam mengembangkan ajaran Islam wasathiyah atau Islam yang moderat,” jelasnya.
Untuk memperlancar proses pembangunan mahad, kini, MAJT terus mengupayakan pembayaran tanah calon lokasi seluas 11.150 meter persegi yang berlokasi tepat di sebelah utara MAJT. Tanah tersebut dibebaskan dengan dana Rp 13 miliar dan baru dibayar MAJT Rp 3 miliar. Kekurangannya sedang diupayakan uluran tangan pada dermawan lewat lelang tanah wakaf dengan harga per meter Rp 1 juta. Prof Noor optimis akhir 2019 akan tertutup lewat lelang.
Ditegaskan, MAJT yang utama butuh pembebasan tanah, sedangkan untuk bangunan fisik akan diupayakan lewat program rumah susun sederhana untuk mahasiswa (rusunawa). Diharapkan pada 2020 mahad ini sudah terwujud.
Sementara KH Khammad Maksum Alhafidh yang juga Ketua Yayasan Masjid Agung Kauman, Semarang, menegaskan, kecintaan generasi gadget terhadap Alquran semakin tumbuh subur. Termasuk pondok hafalan Quran yang dikelola tidak bisa menolak santri hingga tembus 200 santri lebih, sementara pengajar cuma 11 orang, dari idealnya 1 pengajar maksimal mengampu 10 santri.
“Kami sudah memberlakukan para santri tidak boleh sekolah agar dapat konsentrasi tinggi, yang fungsinyta juga untuk membatasi. Namun kenyataannya jumlah pendaftar tetap tinggi dan tidak dapat ditolak,” lanjutnya.

Sehubungan segera dibukanya Mahas Tahfidh dan ilmu tafsir Alquran di MAJT, atas permintaan Prof Noor Achmad, Gus Khammad mengatakan siap untuk menjadi pengasuh. “Kami akan mengolaborasikan metode yang dimiliki MAJT dengan  ponpes yang diasuhnya di Masjid Kauman, Semarang, sehingga setiap santri dap[at hafal pada kisaran 3 tahun,” tegasnya.

Sumber : Suarabaru.id

Dzikir & Sholawat Untuk Warga Jawa Tengah

Dzikir & Sholawat Untuk Warga Jawa Tengah

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

“Amal tidak mampu tegak kecuali dengan iman. Barang siapa lemah keimanannya, maka lemah amalnya.”
Luqman Al Hakim
~~~•¤•~~~

Sabtu, 10 November 2018
02 Rabbi’ul Awwal 1440 H

Tabligh Maulid & Ziarah Akbar
Safari Rutinan Sabtu Malam Ahad
Majlis Maulid Wat Ta’lim
RIYADLUL JANNAH Malang

Dalam Rangka Dzikir dan Sholawat untuk Warga Jawa Tengah, Kerja Sama dengan Masjid Agung Jawa Tengah
Bertempat :
Masjid Agung Jawa Tengah
Jl. Gajah Raya, Sambirejo, Gayamsari,
Kota Semarang – Jawa Tengah
~~~•¤•~~~

Rute dan Jalur Jama’ah Ke
Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) :

1. Lewat Jalur Pantura :
(Jalur Ziaroh Wali – Wali)
Masuk Tol Pandaan-Gresik-Lamongan-Tuban-Sarang-Lasem-Rembang-Pati-Kudus-Demak-masuk Semarang-Pasar Genuk-Unisula/RSI-SPBU Kaligawe-Pertigaan Indomart Tembalang beloj kiri-Jl.Sawah Besar-Pertigaan Tambak Dalam belok kiri-lurus Jl.Tambak Dalam Raya-Perempatan Jl.Soehat lurus-Jl.Gajahraya lurus-LOKASI
2. Lewat Jalur Selatan :
Masuk Tol Pandaan-masuk Tol Mojokerto-Masuk Tol Kertosono-Ngawi-Sragen-masuk Tol Solo-masuk Tol Semarang-masuk Tol Jatingaleh-TURUN Tol Gayamsari-Jl.Majapahit-Perempatan Jl.Gajahraya belok kanan-LOKASI
~~~•¤•~~~

LINK VIDEO STREAMING FACEBOOK & YOUTUBE
a. Youtube Majlis Riyadlul Jannah : http://youtube.com/majlisriyadluljannah/live
b. Fanspage Facebook Majlis Riyadlul Jannah :
https://www.facebook.com/majlisriyadluljannah/live
c. Aplikasi Android Majlis Riyadlul Jannah :
http://android.riyadluljannah.org/

Mohon patuhi rambu-rambu lalu lintas & ikuti arahan SATGAS/Panitia serta hati-hati di jalan, saling menjaga saling mengingatkan.
Semoga kita tetap bisa Istiqomah dan Semangat menghadiri Majlis.

Android :
http://www.android.riyadluljannah.org
Follow Twitter & Instagram :
@riyadluljannah
http://bit.do/TelegramRJ
Youtube : https://www.youtube.com/majlisriyadluljannah
Facebook :
https://www.facebook.com/majlisriyadluljannah/

Sebarkan………
Raih Pahala Mengajak pada Kebaikan.

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.